Guinness Arthur’s Day Celebration

September 29, 2010

Guinness akan menyelenggarakan Arthur’s Day untuk pertama kalinya di Indonesia. Event ini diadakan untuk mengenangkan Arthur’s Guinness, seorang dermawan yang telah membawa merek Guinness kepada kita.

Arthur’s Day adalah perayaan yang mendunia dengan acara yang dirancang untuk mengenal dan menghormati warisan filantropis Arthur Guinness dan keluarganya melalui Arthur Guinness Fund yang didirikan sebagai bagian dari Arthur’s Day 2009. Serangkaian acara musik dan perayaan akan diadakan di kota-kota di penjuru dunia untuk merayakan Arthur Guinness, warisannya yang luar biasa sebagai wujud kecintaan terhadap Guinness.

Sejak tahun 1759, Arthur Guinness dan merek Guinness sudah berada di belakang pencapaian yang luar biasa dan sangat penting. Untuk melanjutkan warisan ini, pada tanggal 24 September jutaan pendukung GUINNESS, konsumen, selebritas dari seluruh dunia akan mengangkat Guinness untuk Arthur dan bersatu dalam perayaan global yang luar biasa di penjuru Irlandia, Eropa, Asia, Afrika, Amerika Utara dan Karibia. Hari itu sendiri dinamai Arthur’s Day untuk mengenang Arthur Guinness yang menanda tangani kontrak untuk 9000 tahun, 250 tahun yang lalu di Gerbang Brewery St. James yang terkenal di Dublin.

Perayaan dimulai di Dublin pada pukul 17:59 waktu setempat dengan bersulang secara global untuk Arthur Guinness menandai awal dari acara global Arthur’s Day. Di Dublin ribuan orang akan datang bersama untuk mengalami acara live music di sekitar 30 tempat di penjuru Dublin dari acara kecil di pubs hingga venue musik bahkan konser di Gerbang brewery St. James. Salah satu gedung bersejarah di brewery, Hop Store 13, akan menjadi studio live musik untuk Arthur’s Day dimana lebih dari 2,000 tamu dari penjuru dunia akan menikmati penampilan lebih dari 56 band dan juga artis global untuk menghormati pencapaian yang luar biasa ini dan warisan Arthur Guinness tahun ini.

Di antara aksi penampilan yang diakui secara internasional adalah Snow Patrol, Jay Sean, dan Paolo Nutini akan memulai perayaan global dengan mengangkat gelas Guinness pada pukul 17:59 sebelum menghibur para penggemar dengan penampilan langsung. Setelah perayaan dimulai di penjuru Irlandia, perayaan global akan berlanjut pada pukul 17:59 waktu setempat di Karibia, Afrika, Amerika Utara, Asia, dan penjuru Eropa selagi seluruh penggemar GUINNESS dari seluruh dunia bergabung dalam perayaan dengan mengangkat gelas GUINNESS untuk Arthur dan warisannya yang luar biasa.

John Galvin, perwakilan dari Guinness Indonesia berkata “Arthur’s Day adalah perayaan dengan acara yang dirancang untuk mengenali dan menghormati warisan Arthur Guinness dan merek GUINNESS yang ia bawa ke dunia. Kami senang mengumumkan kami akan merayakan lagi dengan orang dari seluruh dunia pada saat Arthur’s Day dan saya, secara pribadi,sangat menantikan untuk merayakannya secara lokal di Jakarta pada tanggal 26 November 2010 bersulang untuk pria yang inspirasional”.

Arthur’s Day Indonesia 2010 dengan tetap mengusung tema musik, akan menampilkan beberapa musisi Indonesia, dan yang terutama Guinness Indonesia akan mengundang artis International dalam memeriahkan acara ini. Dan untuk pertama kalinya, acara ini akan diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 27 November 2010 untuk memperingati kesuksesan Arthur Guinness, warisannya yang luar biasa dan Guinness yang digemari. Guinness Indonesia akan merayakan Arthur’s Day dengan konser besar di Jakarta menghadirkan penampilan live musik dan bertempat di panggung utama. – semua dalam penghargaan untuk Arthur Guinness dan warisannya yang luar biasa.

Perayaan lokal ini akan sejalan dengan Arthur Guinness Fund lokal yang mendukung para pengusaha sosial yang bertujuan untuk membuat perubahan transformasional di komunitas di Indonesia. Arthur’s Day lokal 2010 akan menampilkan sejumlah pemusik internasional yang terkenal selaras dengan perayaan global. Akan ditampilkan juga berbagai aksi luar biasa yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Sebagai bagian dari perayaan 250 tahun Guinness tahun lalu, Arthur Guinness Fund telah mengucurkan sejumlah GBP 230.000 kepada Indonesia melalui British Council untuk  mendukung para pengusaha sosial yang bertujuan membuat perubahan transformasional untuk komunitas di seluruh dunia. Melalui Guinness Fund, Guinness berbagi semangat Guinness dan semangat Arthur dengan jutaan orang di komunitas di seluruh dunia dimana Guinness mendukung perkembangan komunitas.

Arthur Guinness Fund sebagai program CSR Guinness terbesar di Asia Pasifik bukan hanya badan amal biasa tapi juga program inisiatif untuk mengembangkan sistem pendukung yang berkesinambungan bagi pengusaha dengan usaha berdasarkan komunitas yang sedang berkembang. Pemenang Arthur Guinness Fund ini akan sejalan dengan perayaan lokal Arthur’s Day dan melakukan road show untuk perayaan lokal mendatang.

Herman Sulina, Head Of Marketing Guinness Indonesia, berkata “Kami bangga untuk mengumumkan bahwa kami akan merayakan Arthur’s Day untuk pertama kalinya di Indonesia di Jakarta pada tanggal 27 November 2010 untuk bersulang kepada pria yang yang sangat inspiratif. Dan sebagai bagian dari perayaan ini, pemenang Arthur Guinness Fund yang pertama sudah diumumkan.  

Untuk perayaannya, kami akan menyediakan update line up artis yang akan tampil di sepanjang bulan ini sesuai dengan jadwal mereka, sementara itu mulailah menyambut lokal Arthur’s Day yang akan datang dengan mengambil bagian di acara-acara konsumen di berbagai pub dan klub di penjuru negeri dan angkat gelas untuk Arthur.    

Arthur’s Day adalah perayaan yang mendunia dengan acara yang dirancang untuk mengenal dan menghormati warisan filantropis Arthur Guinness dan keluarganya melalui Arthur Guinness Fund yang didirikan sebagai bagian dari Arthur’s Day 2009. Serangkaian acara musik dan perayaan akan diadakan di kota-kota di penjuru dunia untuk merayakan Arthur Guinness, warisannya yang luar biasa sebagai wujud kecintaan terhadap Guinness.

Sejak tahun 1759, Arthur Guinness dan merek Guinness sudah berada di belakang pencapaian yang luar biasa dan sangat penting. Untuk melanjutkan warisan ini, pada tanggal 24 September jutaan pendukung GUINNESS, konsumen, selebritas dari seluruh dunia akan mengangkat Guinness untuk Arthur dan bersatu dalam perayaan global yang luar biasa di penjuru Irlandia, Eropa, Asia, Afrika, Amerika Utara dan Karibia. Hari itu sendiri dinamai Arthur’s Day untuk mengenang Arthur Guinness yang menanda tangani kontrak untuk 9000 tahun, 250 tahun yang lalu di Gerbang Brewery St. James yang terkenal di Dublin.

Perayaan dimulai di Dublin pada pukul 17:59 waktu setempat dengan bersulang secara global untuk Arthur Guinness menandai awal dari acara global Arthur’s Day. Di Dublin ribuan orang akan datang bersama untuk mengalami acara live music di sekitar 30 tempat di penjuru Dublin dari acara kecil di pubs hingga venue musik bahkan konser di Gerbang brewery St. James. Salah satu gedung bersejarah di brewery, Hop Store 13, akan menjadi studio live musik untuk Arthur’s Day dimana lebih dari 2,000 tamu dari penjuru dunia akan menikmati penampilan lebih dari 56 band dan juga artis global untuk menghormati pencapaian yang luar biasa ini dan warisan Arthur Guinness tahun ini.

Di antara aksi penampilan yang diakui secara internasional adalah Snow Patrol, Jay Sean, dan Paolo Nutini akan memulai perayaan global dengan mengangkat gelas Guinness pada pukul 17:59 sebelum menghibur para penggemar dengan penampilan langsung. Setelah perayaan dimulai di penjuru Irlandia, perayaan global akan berlanjut pada pukul 17:59 waktu setempat di Karibia, Afrika, Amerika Utara, Asia, dan penjuru Eropa selagi seluruh penggemar GUINNESS dari seluruh dunia bergabung dalam perayaan dengan mengangkat gelas GUINNESS untuk Arthur dan warisannya yang luar biasa.

John Galvin, perwakilan dari Guinness Indonesia berkata “Arthur’s Day adalah perayaan dengan acara yang dirancang untuk mengenali dan menghormati warisan Arthur Guinness dan merek GUINNESS yang ia bawa ke dunia. Kami senang mengumumkan kami akan merayakan lagi dengan orang dari seluruh dunia pada saat Arthur’s Day dan saya, secara pribadi,sangat menantikan untuk merayakannya secara lokal di Jakarta pada tanggal 26 November 2010 bersulang untuk pria yang inspirasional”.

Arthur’s Day Indonesia 2010 dengan tetap mengusung tema musik, akan menampilkan beberapa musisi Indonesia, dan yang terutama Guinness Indonesia akan mengundang artis International dalam memeriahkan acara ini. Dan untuk pertama kalinya, acara ini akan diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 27 November 2010 untuk memperingati kesuksesan Arthur Guinness, warisannya yang luar biasa dan Guinness yang digemari. Guinness Indonesia akan merayakan Arthur’s Day dengan konser besar di Jakarta menghadirkan penampilan live musik dan bertempat di panggung utama. – semua dalam penghargaan untuk Arthur Guinness dan warisannya yang luar biasa.

Perayaan lokal ini akan sejalan dengan Arthur Guinness Fund lokal yang mendukung para pengusaha sosial yang bertujuan untuk membuat perubahan transformasional di komunitas di Indonesia. Arthur’s Day lokal 2010 akan menampilkan sejumlah pemusik internasional yang terkenal selaras dengan perayaan global. Akan ditampilkan juga berbagai aksi luar biasa yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Sebagai bagian dari perayaan 250 tahun Guinness tahun lalu, Arthur Guinness Fund telah mengucurkan sejumlah GBP 230.000 kepada Indonesia melalui British Council untuk  mendukung para pengusaha sosial yang bertujuan membuat perubahan transformasional untuk komunitas di seluruh dunia. Melalui Guinness Fund, Guinness berbagi semangat Guinness dan semangat Arthur dengan jutaan orang di komunitas di seluruh dunia dimana Guinness mendukung perkembangan komunitas.

Arthur Guinness Fund sebagai program CSR Guinness terbesar di Asia Pasifik bukan hanya badan amal biasa tapi juga program inisiatif untuk mengembangkan sistem pendukung yang berkesinambungan bagi pengusaha dengan usaha berdasarkan komunitas yang sedang berkembang. Pemenang Arthur Guinness Fund ini akan sejalan dengan perayaan lokal Arthur’s Day dan melakukan road show untuk perayaan lokal mendatang.

Herman Sulina, Head Of Marketing Guinness Indonesia, berkata “Kami bangga untuk mengumumkan bahwa kami akan merayakan Arthur’s Day untuk pertama kalinya di Indonesia di Jakarta pada tanggal 27 November 2010 untuk bersulang kepada pria yang yang sangat inspiratif. Dan sebagai bagian dari perayaan ini, pemenang Arthur Guinness Fund yang pertama sudah diumumkan.  

Untuk perayaannya, kami akan menyediakan update line up artis yang akan tampil di sepanjang bulan ini sesuai dengan jadwal mereka, sementara itu mulailah menyambut lokal Arthur’s Day yang akan datang dengan mengambil bagian di acara-acara konsumen di berbagai pub dan klub di penjuru negeri dan angkat gelas untuk Arthur.   

to know..

June 7, 2009

Menjalani suatu hubungan yang serius jauh lebih berat daripada sakit gigi. Membutuhkan energi yang lebih besar, memakan lebih banyak pikiran ketika akhirnya harus memutuskan untuk bersama seseorang dan berfikir bahwa hubungan ini harus tidak boleh menyakiti. Membutuhkan pengorbanan akan ego dan pengikisan keraguan serta kerelaan untuk tidak mencari orang lain karena keputusan akan hubungan yang lebih serius.

Dengannya..  aku mau mencoba menjalani dan berusaha untuk membuat sebuah hubungan dengan dasar baik di dalamnya.. dengannya.. aku mau memulai hingga sampai pada keadaan aku tidak mau orang lain selain dia.

Dan ini membuatku takut. Entah kenapa.. semakin aku merasa yakin dengan hubungan ini, semakin aku ingin menjauh..semakin mudah untuk sedih, marah, kecewa. Semakin aku ingin bersamanya.. semakin aku ingin meninggalkan yang lain..semakin aku takut untuk pergi..Mungkin aku yang terlalu keras berusaha..dan itu tidak baik?

Kita tidak pernah tahu kapan seseorang berada dalam mood yang bagus, kapan tidak..? Bagaimana bisa tidak menyakiti? komunikasi? menurunkan ego dan berbicara?

Bukan permasalahan penting atau tidak yang dibicarakan..its about honesty..and sometimes it hurts.. kadang ketika perasaan tersakiti itu muncul..ada keinginan untuk menurunkan kadar cinta atau perasaan sayang.. apakah wajar untuk perlahan2 tidak ingin menyayangi sebegitu besar agar tidak kecewa?

Terkadang bukan permasalahan penting atau tidak hal2 yang disampaikan.. hanya kejujuran.. membuat orang lain tidak berasumsi buruk.. tidak berfikir negatif.apalagi jika menyangkut seseorang yang dekat..once again bukan keinginan untuk mencampuri secara detail..hanya..bukankan dalam sebuah hubungan membutuhkan perasaan tenang..?

 not knowing at all sometimes better than half knowing

dari george carlin

January 10, 2009

1. Paradoks dalam zaman di masa hidup kita adalah bahwa kita memiliki gedung-gedung yang lebih tinggi tetapi kesabaran yang pendek, jalan bebas hambatan yang lebih lebar tetapi sudut pandang yang lebih sempit.
2. Kita mengeluarkan uang lebih banyak, tetapi memiliki lebih sedikit; kita membeli lebih banyak, tetapi menikmati lebih sedikit.
3. Kita memiliki rumah yang lebih besar dan keluarga yang lebih kecil, lebih nyaman, tetapi waktu yang lebih sedikit.
4. Kita memiliki lebih banyak gelar, tetapi logika yang lebih sedikit; lebih banyak pengetahuan, tetapi penilaian yang lebih sedikit; lebih banyak ahli, tetapi lebih banyak masalah; lebih banyak obat-obatan, tetapi kesehatan yang lebih sedikit.
5. Kita minum dan merokok terlalu banyak, meluangkan waktu dengan terlalu ceroboh, tertawa terlalu sedikit, menyetir terlalu cepat, marah terlalu besar, tidur terlalu larut, bangun terlalu lelah, membaca terlalu sedikit, menonton TV terlalu banyak, dan berdoa terlalu jarang.
6. Kita telah melipatgandakan barang milik kita, tetapi mengurangi nilai kita.
7. Kita terlalu banyak berbicara, terlalu jarang mencintai, dan terlalu sering membenci.
8. Kita telah belajar bagaimana mencari uang, tetapi bukan kehidupan.
9. Kita telah menambah tahun-tahun dalam hidup kita, tetapi bukan kehidupan dalam tahun-tahun tersebut.
10. Kita telah mencapai bulan, tetapi memiliki masalah dalam menyeberang jalan dan menemui tetangga baru.
11. Kita telah mengalahkan luar angkasa, tetapi bukan dalam diri kita.
12. Kita telah melakukan hal-hal besar, tetapibukan hal-hal yang lebih baik.
13. Kita telah membersihkan udara, tetapi mengotori sang jiwa.
14. Kita telah mengalahkan atom, tetapi bukan rasa diskriminasi.
15. Kita menulis lebih banyak, tetapi mempelajari lebih sedikit. Kita berencana lebih banyak, tetapi mencapai lebih sedikit.
16. Kita telah belajar untuk terburu-buru, tetapi bukan menunggu. Kita membuat lebih banyak komputer untuk menampung lebih banyak informasi, menghasilkan fotocopy yang lebih banyak, tetapi kita berkomunikasi semakin lebih sedikit.
17. Ini adalah zaman dimana makanan siap saji dan pencernaan yang lambat, orang besar dengan karakter yang kecil, keuntungan yang tinggi dan hubungan yang renggang.
18. Ini adalah zaman dimana ada dua penghasilan tetapi lebih banyak perceraian, rumah yang lebih mewah tetapi keluarga yang berantakan.
19. Ini adalah zaman dimana perjalanan dibuat singkat, popok sekali pakai buang, moralitas yang mudah dibuang, hubungan satu malam, berat badan berlebihan, dan pil-pil yang melakukan segalanya dari menceriakan, menenangkan, sampai membunuh.
20. Ini adalah zaman dimana banyak barang di etalase showroom dan tak ada stok dalam ruang persediaan. Zaman dimana teknologi dapat menyampaikan surat ini kepada Anda, dan zaman dimana Anda dapat memilih apakah Anda akan berbagi renungan ini, atau hanya tekan “hapus”…
21. Ingatlah, luangkan lebih banyak waktu dengan orang yang Anda kasihi, karena mereka tidak akan ada selamanya.
22. Ingatlah, ucapkan kata yang baik kepada orang yang memandang Anda dengan ketakutan, karena si kecil tersebut akan segera tumbuh besar dan meninggalkan Anda.
23. Ingatlah, beri pelukan hangat kepada orang di sisi Anda, karena itulah satu-satunya harta yang dapat Anda berikan dengan hati dan tidak membutuhkan biaya.
24. Ingatlah, katakan “saya menyayangimu” kepada pasangan Anda dan orang yang Anda kasihi, tetapi dengan penuh makna. Ciuman dan pelukan akan memperbaiki luka ketika dilakukan dari lubuk hati yang paling dalam.
25. Ingatlah, bergandeng tangan dan nikmati saat itu karena suatu hari orang tersebut tidak akan ada lagi.
26. Berikan waktu untuk mencintai, berikan waktu untuk berbicara! Dan berikan waktu untuk berbagi pikiran-pikiran yang berharga di benak Anda.

DAN INGATLAH SELALU:

Hidup tidak diukur oleh jumlah nafas kita, tetapi oleh saat-saat yang menghabiskan nafas kita.

hmmmm….apa ni?

December 2, 2008

pagi hari…belum ngatuk,, padahal besok syuting..

ada kejadian aneh beberapa hari ini… inget kamu…

hari-hari jadi gak asik lagi… kantor jadi sepiii banget,, abis kamu gak keliatan..

aku cari dantara sudut cubicle kantor.. tidak ada

Aku tengok di ruang kecil dimana kamu biasa mengecek benda keramat kegemaranmu..gak ada juga..

aku teliti diantara barisan jasad hidup yang lalu lalang tiap hari.. tetap tak kutemukan..

iiih.. dimana si kamu?

gak tau ya ada yang kangen disini?

harusnya aku terima aja ajakan mba yu di kantor makan siang bareng sekalian kenalan sama kamu.

damn!! seenggaknya aku bisa sms, sekedar bertanya.. kamu dimana si? aku kangen…

Basi!

October 10, 2008

Sebegitukah sakitnya sampai harus memutuskan pergi? Aku ingin percaya dalam keterbatasan ini masih ada harapan. Untuk kita.

Sudah beribu cara aku lakukan agar semakin dekat denganmu. Kamu yang pertama membuatku memeras otak dalam hal yang berkaitan dengan hati. kamu yang pertama membuatku memainkan sebuah strategi pemaksaan harapan.

Bohong bila aku tak merasa lelah. Dan bohong bila aku tidak merasakan apaun dalam perjalanan ini. Dan sangat munafik jika saat ini kata Cinta tak harus saling memiliki harus terucap. Basi.Itu hanya perkataan orang yang akhirnya menyerah akan sakitnya.

Aku sadar, percuma juga memaksa. Toh hidupmu sudah berjalan walaupun tanpa aku. Tapi aku tidak semudah itu pergi. Tidak semudah itu menyerah. Tapi kenapa hari ini aku tidak mau lagi hadir di harimu seperti yang biasa aku lakukan? Apa kau merasa kehilangan?

Kata orang akhiri sebelum waktu itu terbuang. Percuma mananti untuk sesuatu yang kau tahu pasti tak terjadi. Apa salah jika aku masih mau percaya? Karena akhirnya aku menemukan sesuatu yang begitu bersih dalam lembah yang begitu hitam? Apa kamu mau percaya jika kukatakan kamu yang membuatku bertahan sampai saat ini..

Setelah sekian lama kamu menjadi angin, cahaya, dan anugerah untukku.. apa tidak boleh sekali saja.. ijinkan aku menjadi berkat bagimu…

Senja dan kamu

September 1, 2008

kami hanyalah dua orang asing yang tanpa sengaja bertemu untuk menikmati senja.

Yang berusaha saling memahami dalam keterbatasan kata-kata.

Kadang diam, kadang senyum, kadang hanya anggukan atau getar yang sama ketika tertawa. Kadang hembusan kekaguman yang sama pada sang senja.

Aku tidak mengenalnya, walau begitu lama kami telah berdampingan. Duduk mencoba memahami senja.

Sore yang nyaman. Untukku, entah untuknya. Yang aku tahu, tubuhnya diselimuti aura nyaman yang melegakanku ketika disampingnya. Tak perlu banyak berucap.

Aku tidak mengenalnya, walau telah lama bahasa tubuh kami mengatakan hal-hal yang sama untuk peristiwa yang berbeda..

Yang aku tahu.. dia disana, walau dalam diam.

Suatu waktu aku meninggalkannya untuk senja dari sudut pandang lain. meninggalkannya sendiri menikmati senjanya.

Berbagai bahasa kudapatkan disana, tapi berbeda dengan dia yang selalu asing.

Aku ingin kembali.. dan kutemukan dia di bangku yang sama.. sendiri.

Entah mengapa kesederhanaan yang dulu hilang…

Dia yang ketika itu datang disebelahku dengan keterbatasan kata-kata. Dengan rasa percaya diri yang tipis dan keragu-raguan yang penuh akan masa depannya. Yang berusaha mencari sesuatu untuk menopangnya. Dia orang asing yang duduk menemaniku menikmati senja.

Dia masih asing kini.. dalam keterasinganku.

Bahasanya semakin berbeda.. tanpa kata-kata. Bukan lagi rasa nyaman yang hadir.. entah apa yang ada disana.

Tak lagi sederhana, namun bekas keraguan masih ada disana. Walau dia semakin tegap melangkah menantang masa depannya.

Dalam diamku, yang kutahu dulu yang ada hanya kekaguman pada sang senja. Saat ini, pikiranku dipenuhi dengan apa yang ada dipikirannya..

aaah.. aku merindukannya yang dulu.. yang dalam keterbatasan kata-kata , aku tahu, dia mengerti aku.

Dia dia Dia…

June 24, 2008

Di dalam proses pendewasaan diriku, ada 3 orang yang sangat berperan. Jika saja hidupku ini adalah sebuah drama, mereka ikut serta dalam menentukan setting, lokasi, pembentukan karakter, pembuatan properti, sampai proses casting utntuk menentukan pemeran-pemeran di dalamnya. Dan seandainya aku ini sutradaranya, mereka tidak perlu memohon untuk dijadikan pemeran utama di dalam ceritaku. Tidak perlu ada proses casting ataupun reading untuk mereka. Kenapa? Jelas karena mereka tahu setiap rincian ceritaku.. mereka tahu apa yang harus dikatakan jika situasinya begini.. apa yang harus dilakukan jika situasinya begitu.. Dulu, aku takut punya pacar. Aku takut, apa pacaku nanti bisa mengerti aku seperti mereka? Bisa sebaik mereka? Atau mampu berbagi dengan mereka? Dan ternyata.. ada yang sampai memohon untuk dijadikan sepenting mereka dihidupku.

Yang pertama adalah dia. Seorang seniman muda berbakat yang sangat sederhana dan rendah hati. Menurutku dia sangat misitis. Aku tidak pernah tahu isi hatinya, ya..karena memang aku sangat cuek dan tidak berperasaan. Aku sempat kaget waktu dia bilang kalau dia pernah ngambek gara-gara perkataanku. Bahkan aku sendiri gak tahu perkataan yang mana? Dia begitu sabar mengatasi sifatku yang moody, dan begitu pengertian mendengarkan keluhan-keluhanku yang kadang aku sendiri tahu penyelesaiannya. Aku tidak pernah menangis didepannya untuk membuatnya mengerti jika aku sedang sedih ataupun ada masalah. Karena dia selalu peduli tentang keadaan hatiku. Dia tahu, bahwa aku selalu memikirkan hal-hal yang ga penting yang membuat pusing sendiri. makanya, dia selalu mengucapkan ”semoga berbahagia” untuk mengiringi setiap langkahku mengisi hari. Satu hal yang paling aku ingat adalah ketika dia rela belajar membuat wayang suket untuk membantu program KKN ku di sebuah desa yang cukup jauh dari tempatnya tinggal. Walaupun akhirnya gak berhasil juga, tapi kerelaannya datang dan bermain dengan anak-anak desa itu, sungguh membuatku terharu.

Yang kedua adalah Dia. Seorang pria cerdas dan sangat tertata kehidupannya. Pertama kenal dengannya, aku kaget bahwa ternyata ada orang yang merencanakan kegiatannya dari mulai bangun sampi kemudian memejamkan mata. Waaah… Dibalik sifatnya yang kekanak-kanakan, ada hati yang sangat bijaksana yang selalu siap menasehati aku yang absurd ini. Kadang begitu merasa tidak berarti saat bersamanya, pemikirannya tentang hidup jauh dari apa yang bisa aku mengerti. Tapi dia yang paling bisa mengerti setiap kebodohan yang aku lakukan. Dulu, dia begitu concern mengomentari detail pakaian yang aku kenakan setiap hari. Biasanya dia berkomentar begini ”ih,, ver,, kamu kok pake itu sih? Celanamu itu lho.. bikin tambah ndut” atau ”nah,, kamu tuh lebih bagus pake itu..gitu doonk tiap hari” aku jadi kangen logat jawanya ketika dia begitu bersemangat bercerita tentang kisah demi kisah dihidupnya. Aku tidak tahu apa dia ingat sebuah janji tentang buku harian yang akan selalu terisi ketika dia mengikuti pertukaran pelajar ke Jepang. Kami berjanji untuk mengisi buku harian yang akan ditukarkan supaya tidak ada satu cerita yang terlewatkan di setiap hari yang kami lalui. Sampai sekarang, tidak ada lagi perbincangan tentang itu.

Dia Ketiga adalah seorang pria dangan perawakan yang besar, suara yang besar, namun tidak sekuat seperti yang terlihat dari fisiknya. Dia..keras kepala, kadang kekanakan, tapi sangat perhatian. Dengannya aku merasa sebagai orang yang begitu penting. Tak jarang setiap kejadian penting yang terjadi dengannya, aku adalah orang yang pertama tahu. Aku bisa merasa begitu berarti ketika aku mampu memberikan nasehat-nasehat tentang permasalahan yang dia hadapi. Dan dia adalah orang yang tahu setiap detail kisah hatiku ketika aku merasa ragu untuk menceritakan kepada dia yang kedua. Hal-hal yang begitu ringan dan bodoh, terutama soal hati.. rasanya malu untuk diceritakan kepada Dia Kedua.. J Dia ketiga, adalah seorang kakak buatku, aku tidak ragu untuk memeluknya ketika kami lama tidak bertemu. Menjadi pacar dia ketiga, harus rela berbagi denganku. Kadang kami menghabiskan malam minggu bersama, terutama karena aku lebih sering menjomblo. Pacar-pacarnya, harus rela menunggu sebentar sebelum Dia ketiga datang menjemput. Aku ingat ketika kami naik motor menuju tempat doa di atas Magelang sana. Ketika itu hujan, dan kami tidak tahu jalan. Tapi kami tetap bahagia. Waktu itu aku berdoa untuk ayahku yang sedang sakit. Dia berdoa untuk setiap permasalahan di hidupnya.. aku rindu kata-kata ”apa kabar dek?” yang setiap minggu selalu dikirimkannya.

Aku menyayangi mereka… walaupun aku merasa tidak mampu berbuat banyak untuk mereka. Aku. Yang seperti anak kecil ini, seperti yang selalu merengek dan minta dimanja oleh mereka. Dan syukurnya.. mereka tidak pernah bosan dengan itu. Dulu. Sekarang… dengan dia Pertama, aku masih terus berhubungan, walaupun Cuma lewat dunia maya. Dia menjadi orang yang masih selalu aku andalakan dalam setiap keputusan yang aku ambil. Kadang suka ngambek juga dengannya, tapi Cuma ngambek, gak pernah lebih. Karena dia, aku merasa memiliki sandaran jika suatu saat nanti aku harus beristirahat.

Dia Kedua.. semakin menjauh.. aku tahu, dia sangat sibuk.. terutama dikota ini. Situasi seperti tidak mendukung untuk saling bertemu muka. Tapi aku mengharapkan kami bisa menyapa walaupun hanya lwt email atau sms. Aku kangen omelannya ataupun kejayusannya. Pernah kami janjian untuk bertemu.. tapi dengannya segala rencana itu lebih sering berakhir dengan kejayusan. Seperti mendorong mobil mogok, atau malah gak jadi sama sekali. Aku bingung, harus seperti apa memulai hubungan sehingga bisa terjalin seperti dulu. Yang tanpa rasa canggung mengajak makan malam, merencanakan main remote control atau layangan, berkunjung ke rumah teman untuk numpang makan.. atau sekedar iseng berjalan tanpa tujuan. Aku kangen keakraban yang terjalin lewat sms atau telpon. Entahlah, apa mungkin kerena salahku juga.. yang enggan memulai. Atau aku yang terlalu sibuk dengan diriku sampai-sampai lupa dengan orang lain?

Dia ketiga.. tak pernah terdengar kabar selama 9 bulan ini. Sejak sibuk bekerja, kami seolah berjarak. Pernah aku mengajaknya ikut serta tahun baru bersama. Sayangnya, dia lagi sakit. Setelah itu.. sunyi. Aku tidak tahu apa yang terjadi di hidupnya, bagaimana dia melewati harinya.. apakah dia tambah kurus…? aku merindukannya.. suara tawanya yang besar.. caciannya tentang ke jayusanku..dan semua ceritanya yang membuatku merasa harus melakukan sesuatu untuknya.

Sepertinya kesunyian ini memang terjadi karena aku. Aku ni emang terlalu egois dan narsis. Maunya di telpon duluan, di sms duluan..hiks… Kayaknya aku terlalu sibuk bekerja di industri keparat ini sehingga lupa dengan mereka. Tapi aku juga bingung harus memulai dari mana? Seolah-olah hubungan yang dulu terjalin begitu akrab hilang begitu saja.

Kemarin malam, ketika melangkah pulang.. aku merasa begitu sendiri. Aku merasa seperti tidak memiliki tempat tujuan. Merasa tidak memiliki seseorang.. Aku kangen berbagi dengan orang-orang yang aku sayang. Hanya saja.. aku bingung memulai dari mana? Memang, di keadaan sekarang ini ketika semua orang sibuk akan masa depan dan kebutuhan bertahan hidup, kita harus rela berbagi. Dituntut kebijaksanaan lebih untuk itu. Tapi sungguh, aku kangen sebait dua bait sms yang mengingatkan untuk makan, untuk istirahat.. ataupun saling mendoakan dan merencanakan waktu untuk saling berbagi…..

Apakah wajar jika aku menanyakan.. dimana kalian?dan dimana aku?

Hujan dan pelangi

June 11, 2008

Malam ini perjalanan kerumah sedikit berbeda. Sebetulnya bisa saja aku memutuskan untuk menginap di tempat Faris atau dian, tapi dorongan untuk pulang begitu kuat. Aku ingin mengenang lebih dari 2 tahun lalu, aku terbiasa diantar oleh si hitam berkeliling kotamu. Si hitam yang begitu setia menemani, sampai kemudian hilang tanpa jejak, ketika adikku sedikit sembrono meninggalkannya di halaman sepi. Mungkin saat ini sudah tak utuh lagi badannya, diserahkan pada penadah yang tak mengerti begitu berharganya dia untukku. Setelah hitam, hadir sikuda biru yang tak kalah tangguh. Lebih cepat dan halus bunyinya. Ada perasaan bangga saat melaju dengannya. Aku percaya, dia sanggup mengantarkanku selamat kemanapun aku mau.

Perjalanan di kota ini tidak senyaman di kotamu. Disini penuh dengan tantangan. Harus berani menyalib, sama seperti kehidupan disini, yang cepatlah yang menang. Jika lambat, maka pusing dibuatnya karena klakson yang tak henti-hentinya terdengar. Membuatmu bingung dan terburu-buru mengambil langkah. Salah sedikit saja, bisa terjatuh, dan tak ada yang mau menoleh untuk mengulurkan tangan. Tidak seperti dikotamu, yang begitu ramah mengijinkan siapapun melewati sudut-sudutnya yang bersahabat. Aku tetap melaju meskipun hujan semakin deras. Kepalang tanggung. Aku rasakan dinginnya menyesapi kulitku. Tak sedingin dan seharum udara kotamu , yang perlahan-lahan berubah dari aroma pasir menjadi aroma dedaunan yang nikmat. Berangsur-angsur mengantarkanku dari selatan ke utara. Aku rindu damainya, walapun dingin begitu kuat memeluk, namun tidak pernah sedikitpun rasa nyaman meninggalkanku.

Biasanya aku akan protes jika hujan mengiringi perjalanan. Kali ini aku terima dengan ikhlas. Begini rasanya diguyur hujan ketika hati ingin segera berkumpul dengan suasana nyaman rumah bersama orang terkasih seusai lelah bekerja. Jika saja aku mampu menangis lirih saja, pasti tak akan ada orang yang bertanya kenapa. Dua lapis kaca sudah cukup menutupinya. Apalagi semua orang disini sudah sibuk dengan pikirannya masing-masing. Aku mencoba berfikir hal-hal yang bisa membuatku menangis. Tetap tidak ada.

Masih beberapa km lagi. Sudah sejauh ini potongan-potongan kenangan tentang kotamu temani perjalanan ini. Aku ingat, pernah ada dua orang berjalan perlahan menuntun ban motor kempes di sepanjang ring road utara. Juga ada dua perempuan mengaduh kesakitan akibat terjatuh dari motor ketika hujan. Tapi yang paling aku rindu adalah ketika bersamamu, menepi dipinggiran kota gede, sehabis perjalanan entah yang membuat kehilangan begitu terasa.

Aaah, aku rindu perajalanan malam menuju kali adem. Aku juga rindu petualangan kita ke Sundak. Aku menantikan canda dan tawa itu, yang selama 2 tahun ini hilang dari hidupku. Entah kapan kotamu dapat membawa lagi potongan-potongan kenangan itu menjadi nyata. Hingga jiwa ini tak lagi haus dan hampa. Mungkin, setelah nanti ada jiwa baru yang menemani masing-masing kita, kita masih diijinkan untuk kembali merajut kenangan yang sempat hilang. Karena itu yang membuat hidup kembali utuh…

Kangen kalian tim suntiq……. huhuuhu….

Kenangan

June 6, 2008

2 hari kemarin aku diberi kesempatan mengunjungi Surabaya untuk Dinas Luar Kota. Sayangnya, aku lupa membawa kamera. Rasanya ada yang hilang. Karena dengan begitu keleluasaan menjadi narsis jadi terbatas.hehehe.. ditambah lagi, kapan lagi ke Surabaya sama temen2? kalo ga bisa foto, berarti cuma bisa dikenang di ingatan aja kan?

Dipikir-pikir, manusia, suka sekali akan kenangan. Mantan pacarku dulu, menyimpan semua surat-surat dan foto mantan-mantannya. Entah untuk apa. Banyak juga yang senang ber foto untuk kenang-kenangan. Malahan, waktu syuting kemarin, aku di datangi bapak-bapak yang nekat meminta kaos sponsor dengan alasan “untuk kenang-kenangan” walah…

Memang,, kenangan bisa memberikan senyum jika indah. Namun bisa juga menimbulkan kembali luka yang pernah tergores sakit. Tapi mengenang juga bisa dilakukan untuk membunuh waktu jika sedang menunggu, atau bisa membantu menghabiskan bosan.

Kesukaan manusia untuk mengenang juga terlihat di masyarakat kita. Tak heran jika sampai sekarang banyak yang masih mengagung-agungkan masa kepemimpinan mantan Presiden Soekarno. Bahkan masih banyak juga yang menyesali kejatuhan mantan Presiden Soeharto. Misalnya, sering sekali aku mendengar orang-orang menggerutu “ah, reformasi malah ga lebih baik. Waktu pak harto dulu harga-harga malah murah.” Apakah jika sesuatu atau seseorang telah menjadi masa lalu, walaupun dulunya tidak baik, akan menjadi baik untuk diingat? misalnya.. ada seorang teman yang pernah curhat “cowo gue sekarang baik sih, tapi ga romantis. Mending mantan gue.. walaupun playboy, tapi romantis abies” Apa dia lupa, dulu pernah nangis-nangis gara-gara diselingkuhi mantannya itu?

Yaaah, apapun yang menjadi kenangan memang menyenangkan jika diingat baiknya saja. Tapi apakah menimbulkan keinginan untuk merubah keadaan sekarang menjadi lebih baik? mereka yang masih mengenang pak Karno, apakah berusaha menjadikan keadaan negara kita sebaik masa kepemimpilan OrLa? atau sebaik masa kepemimpinan OrBa dulu? dimana kejahatan bisa ditekan? apakah SBY bisa mengambil hal-hal positif di masa OrLa atau OrBa?

Atau.. apakan saya bisa menjadi manusia yang lebih baik dengan mempelajari paerjalanan hidup saya dari setiap lembar foto yang terpajang di kamar saya? Atau apakah kenangan itu hanya untuk dikenang, diingat, kemudian di lupakan dan kemudian dimunculkan lagi untuk membunuh waktu senggang?

Aneh…

May 28, 2008

Malam ini entah kenapa sedikit mellow.. sayup-sayup musikalisasi puisi Gadis Kecil karangan Sapardi Djoko Damono mengiringi jari mengetik cepat walaupun pikiran dan hati tak bertaut. Aku ingin bisa menangis lirih saja, jika itu mampu meredakan emosi yang entah kenapa muncul. Hidup memang seperti permainan, tapi permainan yang paling berbahaya adalah permainan hati. Sekali rusak, tidak bisa dibuang. Dia akan ikut kemanapun kita pergi. Seandainya ada bengkel hati, mungkin tak banyak tangis. Retak-retak, pecahan kecil, atau penyok bekas hantaman pedih bisa segera mulus kembali seandainya ketok magic khusus hati dengan mudahnya tersedia. Sayangnya tidak.

Lalu apa yang bisa menyembuhkan luka? Apakah ada betadine hati yang bisa dengan cepat mengobati goresan dan membantunya perlahan-lahan sampai goresan tadi tak berbekas? Sampai saat ini belum ada. Apakah segudang cinta cukup menyembuhkan hati yang pernah menangis karena ditinggalkan? Bagaimanapun ingatan sakitnya pasti masih tersisa. Aku ingat dulu aku pernah diingatkan kembali tentang sakit yang pernah terlupa. Sakit itu yang mengingatkanku tentang jatuh cinta. Setelah bertahun-tahun aku lupa rasanya jatuh cinta, sedikit ironis ketika aku diingatkan rasanya dengan kehilangan.

Jika boleh memilih, aku ingin tidak punya hati. Tapi robotpun ingin punya hati. Film-film seperti robocop,terminator, atau transformr sudah cukup membuktikan bahwa cinta bisa menaklukan semuanya. Dan sumbernya adalah hati. Jika robot bisa menangis, apalagi manusia. Dulu aku pernah mengalami permainan yang dinamakan strategi hati. Bagaimana mengurangi rasa sakit dan menimpakannya ke orang lain. Bahkan menjalaninya pun sudah membuat sakit. Jika esensi hidup adalah rasa sakit, mungkin betul kata dewi-dewi, dokter cinta penting di Jaman sekarang ini.

Well, mungin sekarang saatnya aku meminta Tuhan tidak mengirimkan perasaan itu lagi. Setidaknya saat ini. Karena berkali-kali hati yang katanya kuat ini kau coba, tetap saja aku tidak pernah bisa belajar dari pengalaman untuk tidak menangis. Katanya pengalaman adalah guru yang terbaik? Tapi kenapa aku masih bisa merasakan perasaan ini yang aku sendiri tak mengerti artinya. Mungkin aku bukan murid yang baik dari guru pengalaman. Tapi mungkin aku bisa menjadi pemain yang baik, jika suatu saat nanti kau hempaskan aku di dalam permainan hati.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.